FF100K: Berbisik
Suasana gelap entah kemana lampu penerang jalan, hanya menyisakan lampu-lampu pecah diliputi sarang laba-laba. Masih menyusuri trotoar kaki ku linu lama kelamaan. Baru pukul 9 malam tapi tak ada becak yang berlalu lalang. Oh rasanya sudah tak tahan. Semoga di perempatan jalan ada ojek. “ Lima ribu saja ya, Bang?” “Kasihan lah, 7 ribu saja ya!” tukang ojek mengiba “Hati-hati, jangan ngebut ya Bang!” Motor perlahan menyusuri pematang sawah. Udara semakin dingin. Tak ku hiraukan. Tok tok tok Lama tak ada jawaban. Ku ulangi lagi. Tetap senyap. Tiba-tiba pundakku ada yang mencolek, suara halus perempuan berbisik “Menunggu dibukakan pintu ya Kang?”